Tips Merawat Batik

Tips Merawat Batik

Merawat batik memang butuh "perasaan" sedikit lebih banyak dibanding kaos biasa supaya warnanya tidak cepat pudar dan kainnya tetap awet

Tips Merawat Batik Agar warna dan kain tetap awet


  • 1 Cara Mencuci yang Benar

    ✅ Gunakan Lerak atau Shampoo: Hindari deterjen keras. Gunakan sabun khusus lerak atau cukup pakai shampoo bayi yang lembut untuk menjaga warna alami batik.

    ✅ Jangan Pakai Mesin Cuci: Sebisa mungkin cuci manual dengan tangan. Jangan dikucek terlalu kuat atau diperas dengan cara dipelintir keras karena bisa merusak serat kain.

    ✅ Jangan Direndam Terlalu Lama: Cukup celup-celupkan ke air sabun sebentar saja untuk mengangkat debu atau keringat.

  • 2 Proses Menjemur

    ✅ Hindari Matahari Langsung: Sinar UV adalah musuh utama warna batik. Jemur di tempat yang teduh atau cukup diangin-anginkan saja.

    ✅ Posisi Terbalik: Selalu jemur dengan bagian dalam baju menghadap ke luar agar bagian motif luar tidak terpapar cahaya secara langsung.

  • 3 Menyetrika dengan Aman

    ✅ Alasi Kain Lain: Jika ingin menyetrika bagian luar, alasi dengan selembar kain tipis di atas batik agar panas setrika tidak langsung mengenai motif.

    ✅ Suhu Rendah: Gunakan pengaturan suhu yang paling rendah atau sedang (khusus kain katun/sutra).

  • 4 Penyimpanan yang Tepat

    ✅ Jangan Pakai Kapur Barus: Zat kimia pada kapur barus bisa merusak serat dan warna batik. Gunakan merica butiran atau akar wangi sebagai pengusir ngengat alami.

    ✅ Simpan dalam Plastik: Untuk batik tulis yang jarang dipakai, sebaiknya simpan dalam plastik atau bungkus kain agar tidak lembap dan berjamur.

  • 5 Tips Tambahan

    ✅ Jika batik baru pertama kali dicuci dan ada sedikit lunturan warna (pelepasan sisa residu pewarnaan), itu normal. Cukup cuci terpisah dari baju lain.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini